Sunday, November 20, 2016

Donald Trump dengan Kebijakannya yang Kontroversial

Donald Jhon Trump lahir pada tanggal 14 Juni 1946 di Queens New York Amerika serikat. Ia terlahir dari keluarga yang cukup kaya, sejak lahir ayahnya sudah mendidik ia rasa kedisiplinan, tak heran setelah ia dewasa menjadi sosok yang disiplin. Hingga rasa disiplin tersebut membawa ia menjadi presiden Amerika Serikat yang ke-45 dengan wakilnya Mike Pence. 


 









Setelah ia menjadi presiden sejumlah kebijakan-kebijakan ia keluarkan demi kemajuan amerika, tapi kebijakanmya banyak merugikan atau berdampak pada negara-negara lain seperti negara Indonesia. Berikut adalah sejunlah kebijakan Donald Trump yang kontroversial:

1. Perang dagang dengan China
Saat berkampanye, Trump pernah mengungkap keinginannya untuk menghentikan semua perjanjian dagang dengan Cina. Termasuk diantaranya memasang pajak 45% pada barang barang impor dari Cina. Bahkan Trump menyatakan bahwa Cina selama ini telah ‘memperkosa’ amerika dengan barang barang ekspor mereka. Trump juga mengatakan bahwa problem meningkatnya pengangguran di amerika juga disebabkan karena industri-industri di amerika dipindahkan pabriknya ke Cina.
Maka dari itu Trump sanfat ingin melakukan perang dagang terhadap China. Karena kebijakan Trump tersebut berdampak pada negara-negara lainnya seperti Indonesia. Jika Amerika memasang pajak yang sebesar itu kepada pengusaha-pengusaha china maka otomatis para pengusaha akan mencari lapak dagangan yang baru dengan tarif pajak yang tak semahal di Amerika sana. Tentu saja Indonesia adalah sasaran empuk bagi pengusaha-pengusaha China mereka pasti akan berpindah haluan ke negara ini dan menguasai ekonomi negara ini akibatnya pengusaha-pengusaha pribumi mungkin akan kalah saing.

2. Trump sangat membenci kaum imigran
          Karena kebenciannya terhadap kaum imigran khususnya kaum meksiko Trump berencana untuk membangun tembok untuk membatasi USA dengan Negara Meksiko. Tembok yang ingin dia bangun itu panjangnya ±1900 mil di perbatasan Amerika-Meksiko. Tidak hanya itu tembok dengan tinggi 35-50 kaki ini diperkirakan ssenilai dengan 10 milyar USD. Dan sadisnya, pemerintah Meksikolah yang harus mendanai tembok tersebut.

3. Umat Muslim Dilarang Masuk ke Amerika
          Salah satu hal yang gila adalah melarang umat muslim masuk ke Amerika. Ia mengatakan bahwa “sepenuhnya melarang muslim untuk masuk ke amerika,hingga perwakilan kita tahu betul apa yang sedang terjadi (mengacu pada ISIS)”. Bahkan Corey Lewandowski (Manager Kampanye) menyatakan bahwa keinginan Trump tersebut berlaku untuk semuanya baik imigran maupun turis yang hendak pergi ke amerika.

4. Menghapus Obamacare
         Sebelum membahas poin ke 4 ini ada baiknya untuk mengetahui apa itu obamacare??. Obamacare  adalah Undang Undang Layanan Kesehatan yang lolos di Konggres Amerika dan ditandatangani oleh Presiden Obama tahun 2010 dan dikukuhkan oleh Mahkamah Agung AS tahun 2012. Resminya bernama The Patient Protection and Affordable Care Act of 2010 (ACA atau Undang Undang Perlindungan Pasien dan Layanan Kesehatan yang terjangkau). Nama Obamacare diciptakan oleh pengkritik Presiden Obama dalam usahanya mereformasi sistem layanan kesehatan di AmerikaYang terpenting dari Obamacare adalah setiap warga legal di Amerika wajib memiliki asuransi kesehatan mulai 1 Januari 2014 atau kena denda saat membayar pajak tahunan dengan IRS di tahun 2015. Kebijakan ini dianggap oleh kelompok konservatif sebagai pengganggu perdagangan bebas. Maka dari itu melihat hal tersebut Trump ingin menghapuskan UU tersebut agar perusahaan asuransi swasta dapat bersaing dan meningkatkan persaingan di industri dengan memungkinkan perusahaan untuk menjual asuransi kesehatan lintas negara.         

5. Pelarangan Penggunaan Biaya Federal untuk Aborsi
         Untuk poin yang satu ini Trump dianggap plin plan karena pada tahun 1999 ia setuju dengan aborsi. Tapi pada Maret 2016 trump mengatakan harus ada semacam hukuman bagi perempuan yang melakukan aborsi. Namun beberapa waktu kemudian ia tidak berniat untuk mengubah hukum federal. Mike pence menegaskan bahwa Trump ingin secara permanen melarang penggunaan dana federal untuk membayar aborsi, kecuali dalam kasus-kasus inses atau pemerkosaan, atau untuk menyelamatkan nyawa ibu.

6. Melegalkan Hak Kepemilikan Senjata
          Ia telah bersumpah akan mencalonkan  hakim Mahkamah Agung yang akan membela hak-hak kepemilikan senjata. Terkait konflik di Carolina Selatan, Trump menyalahkan penembakan missal seperti pembunuhan bermotif rasial. Namun Trump melarang penggunaan senjata ke orang-orang teroris.

Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3