Donald Jhon Trump lahir pada tanggal 14
Juni 1946 di Queens New York Amerika serikat. Ia terlahir dari keluarga yang
cukup kaya, sejak lahir ayahnya sudah mendidik ia rasa kedisiplinan, tak heran
setelah ia dewasa menjadi sosok yang disiplin. Hingga rasa disiplin tersebut
membawa ia menjadi presiden Amerika Serikat yang ke-45 dengan wakilnya Mike
Pence.
Setelah ia menjadi presiden sejumlah
kebijakan-kebijakan ia keluarkan demi kemajuan amerika, tapi kebijakanmya
banyak merugikan atau berdampak pada negara-negara lain seperti negara
Indonesia. Berikut adalah sejunlah kebijakan Donald Trump yang kontroversial:
1. Perang
dagang dengan China
Saat berkampanye,
Trump pernah mengungkap keinginannya untuk menghentikan semua perjanjian dagang
dengan Cina. Termasuk diantaranya memasang pajak 45% pada barang barang impor
dari Cina. Bahkan Trump menyatakan bahwa Cina selama ini telah ‘memperkosa’ amerika
dengan barang barang ekspor mereka. Trump juga mengatakan bahwa problem
meningkatnya pengangguran di amerika juga disebabkan karena industri-industri
di amerika dipindahkan pabriknya ke Cina.
Maka dari itu Trump sanfat ingin melakukan perang dagang terhadap China. Karena kebijakan Trump tersebut berdampak pada negara-negara lainnya seperti Indonesia. Jika Amerika memasang pajak yang sebesar itu kepada pengusaha-pengusaha china maka otomatis para pengusaha akan mencari lapak dagangan yang baru dengan tarif pajak yang tak semahal di Amerika sana. Tentu saja Indonesia adalah sasaran empuk bagi pengusaha-pengusaha China mereka pasti akan berpindah haluan ke negara ini dan menguasai ekonomi negara ini akibatnya pengusaha-pengusaha pribumi mungkin akan kalah saing.
Maka dari itu Trump sanfat ingin melakukan perang dagang terhadap China. Karena kebijakan Trump tersebut berdampak pada negara-negara lainnya seperti Indonesia. Jika Amerika memasang pajak yang sebesar itu kepada pengusaha-pengusaha china maka otomatis para pengusaha akan mencari lapak dagangan yang baru dengan tarif pajak yang tak semahal di Amerika sana. Tentu saja Indonesia adalah sasaran empuk bagi pengusaha-pengusaha China mereka pasti akan berpindah haluan ke negara ini dan menguasai ekonomi negara ini akibatnya pengusaha-pengusaha pribumi mungkin akan kalah saing.
2. Trump sangat membenci kaum imigran
Karena
kebenciannya terhadap kaum imigran khususnya kaum meksiko Trump berencana untuk
membangun tembok untuk membatasi USA dengan Negara Meksiko. Tembok yang ingin
dia bangun itu panjangnya ±1900 mil di perbatasan Amerika-Meksiko. Tidak hanya
itu tembok dengan tinggi 35-50 kaki ini diperkirakan ssenilai dengan 10 milyar
USD. Dan sadisnya, pemerintah Meksikolah yang harus mendanai tembok tersebut.
3. Umat Muslim Dilarang Masuk ke Amerika
Salah satu hal
yang gila adalah melarang umat muslim masuk ke Amerika. Ia mengatakan bahwa “sepenuhnya
melarang muslim untuk masuk ke amerika,hingga perwakilan kita tahu betul apa
yang sedang terjadi (mengacu pada ISIS)”. Bahkan Corey Lewandowski (Manager
Kampanye) menyatakan bahwa keinginan Trump tersebut berlaku untuk semuanya baik
imigran maupun turis yang hendak pergi ke amerika.
4. Menghapus Obamacare
Sebelum membahas
poin ke 4 ini ada baiknya untuk mengetahui apa itu obamacare??. Obamacare adalah Undang Undang Layanan Kesehatan
yang lolos di Konggres Amerika dan ditandatangani oleh Presiden Obama tahun
2010 dan dikukuhkan oleh Mahkamah Agung AS tahun 2012. Resminya bernama The
Patient Protection and Affordable Care Act of 2010 (ACA atau Undang Undang
Perlindungan Pasien dan Layanan Kesehatan yang terjangkau). Nama Obamacare
diciptakan oleh pengkritik Presiden Obama dalam usahanya mereformasi sistem
layanan kesehatan di Amerika. Yang terpenting dari Obamacare adalah setiap
warga legal di Amerika wajib memiliki asuransi kesehatan mulai 1 Januari 2014
atau kena denda saat membayar pajak tahunan dengan IRS di tahun 2015. Kebijakan
ini dianggap oleh kelompok konservatif sebagai pengganggu perdagangan bebas. Maka
dari itu melihat hal tersebut Trump ingin menghapuskan UU tersebut agar
perusahaan asuransi swasta dapat bersaing dan meningkatkan persaingan di industri
dengan memungkinkan perusahaan untuk menjual asuransi kesehatan lintas negara.
5. Pelarangan Penggunaan Biaya Federal untuk Aborsi
Untuk poin yang
satu ini Trump dianggap plin plan karena pada tahun 1999 ia setuju dengan
aborsi. Tapi pada Maret 2016 trump mengatakan harus ada semacam hukuman bagi perempuan
yang melakukan aborsi. Namun beberapa waktu kemudian ia tidak berniat untuk
mengubah hukum federal. Mike pence menegaskan bahwa Trump ingin secara
permanen melarang penggunaan dana federal untuk membayar aborsi, kecuali dalam
kasus-kasus inses atau pemerkosaan, atau untuk menyelamatkan nyawa ibu.
6.
Melegalkan Hak Kepemilikan Senjata
Ia
telah bersumpah akan mencalonkan hakim Mahkamah Agung yang akan membela hak-hak kepemilikan
senjata. Terkait konflik di Carolina Selatan, Trump menyalahkan
penembakan missal seperti pembunuhan bermotif rasial. Namun Trump melarang
penggunaan senjata ke orang-orang teroris.
Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3
Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3

No comments:
Post a Comment